Renungan Minggu Ini

SENIN, 31 DESEMBER 2012 [SBU]

27.11.2012

MENUJU DUNIA BARU [Malam Akhir Tahun] Wahyu 21 : 9 – 27 Langit dan bumi yang ada sekarang ini akan

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 [SBU]

KEPEMIMPINAN YANG GEMAR MEMBARUI KEHIDUPAN ROHANI [Renungan Pagi]

Wahyu 2 : 1 – 7

Firman Tuhan berbicara tentang para pemimpin yang memimpin secara tidak bertanggung jawab. Seolah-olah ada kasih terhadap Tuhan, namun sesungguhnya tidaklah demikian. Mereka cenderung mengasihi dirinya sendiri. Itu sebabnya Tuhan mencela kehidupan rohani Jemaat di Efesus. Tuhan berseru untuk melakukan pertobatan dengan cara kembali ke jalan awal, yakni kehidupan rohani yang mengasihi Tuhan. Kasih kepada Tuhan harus terpancar kepada sesama.

Tuhan menggerakkan umat-Nya untuk memilih pelayan di Jemaat yang memiliki kegemaran membarui kehidupan rohani dengan sedia mengasihi Tuhan dan sesama. Di satu sisi, warga gereja yang pluralistik menjadi potensi untuk menghadirkan kepemimpinan yang mengutamakan kebersamaan. Warga jemaat terpanggil untuk mengembalikan kasih yang pudar terhadap Tuhan dan sesama. Mengasihi Tuhan dan sesama harus diperlihatkan melalui kepemimpinan yang melayani semua. Tidak hanya terbatas dalam lingkup tembok gereja sendiri tetapi menjangkau ke luar, kepada masyarakat disekitarnya.

Para Presbiter dan fungsionaris pelayanan lainnya, hendaknya menjadi pemimpin-pemimpin yang membarui kehidupan kerohanian umat. Umat harus mengalami  pertumbuhan iman, sehingga menjadi gereja yang sedia melihat ke luar untuk menyatakan kasih Kristus kepada banyak orang. Dengan begitu, GPIB beserta warganya tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, melainkan hidup untuk kepentingan masyarakat.

Doa: (Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tidak memikirkan hidup untuk diri sendiri melainkan hidup untuk kepentingan masyarakat)

 

 

TUHAN TAHU KESUSAHAN KITA [Renungan Malam]

Wahyu 2 : 8 - 10

Tuhan Yesus tahu kesusahan dan kemiskinan serta fitnah yang dialami umat-Nya di Smirna. Tuhan Yesus tidak membiarkan mereka sunyi sendiri. la tetap eksis dan hadir di tengah derita dan kesulitan umat-Nya. "Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.." (ayat 10). Meskipun secara ekonomi umat-Nya miskin, mereka kaya di dalam iman kepada Tuhan Yesus.

Walaupun mereka difitnah atau "dikambinghitamkan", umat Tuhan tetap bangga atas anugerah kehidupan kekal.

Di manapun umat Tuhan berada penderitaan dapat saja dialami. Banyaknya kesusahan termasuk kekurangan kebutuhan ekonomi serta difitnah, spiritualitas umat semakin ditempa dan diuji. Penderitaan yang dialami umat waktunya relatif. Bisa singkat bisa juga lama. Yang penting adanya ketaatan dan kesetiaan untuk berpegang teguh alas iman dikala penderitaan menerpa. Ada umat yang tetap teguh bertahan sampai akhir hayat, tetapi ada pula yang tidak setia.

Umat Tuhan yang tetap setia adalah orang-orang yang telah menemukan makna iman akan kehidupan kekal. Merekalah yang disebut orang-orang berkemenangan bersama Tuhan Yesus Kristus. Siapa yang menang dalam iman tidak akan mengalami penderitaan kekal melainkan memperoleh karunia mahkota kehidupan kekal. Hendaknya kita tetap selia beriman kepada-Nya.

Tuhan Yesus Kristus sangat tahu kesulitan dan penderitaan umat-Nya di manapun mereka berada. Tuhan Yesus Kristus dengan kuasa Roh-Nya mendampingi dan memberi kekuatan bagi umat-Nya supaya tabah serta sabar dikala penderitaan mendatanginya.

Percayalah!

Doa: (Teguhkan iman percaya umat-Mu di saat kesusahan dan kemiskinan meningkat)

Artikel Terbaru

MINGGU ADVENT

03.12.2012

PENJELASAN TENTANG SIMBOL IBADAH SESUAI DENGAN TAHUN GEREJA ADVENT artinya 'kedatangan'. Istilah in

Event Terbaru

KECERIAAN PERAYAAN PASKAH - 8 APRIL 2012

25.04.2012

PERAYAAN PASKAH 2012 - KAMPUNG AER